<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
> <channel><title>Emas99.com</title> <atom:link href="http://emas99.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://emas99.com</link> <description>Jual Beli Online Emas Batangan Logam Mulia Indonesia</description> <lastBuildDate>Wed, 29 Feb 2012 00:17:59 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <item><title>Cermat Memilih Investasi Emas</title><link>http://emas99.com/news/cermat-memilih-investasi-emas/</link> <comments>http://emas99.com/news/cermat-memilih-investasi-emas/#comments</comments> <pubDate>Wed, 29 Feb 2012 00:16:46 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=290</guid> <description><![CDATA[Daya tarik emas sebagai instrumen investasi, sulit memudar. Meski sempat surut pamor akibat tren penurunan harga akhir tahun lalu, emas kini kembali menarik perhatian para investor. Sepekan terakhir, harga emas berjangka di Bursa Berjangka New York, naik 3,5 persen ke 1.786,3 dollar AS per troy ounce. Meski menutup pekan, harganya terkoreksi lagi ke posisi 1.776,4 [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;">Daya tarik emas sebagai instrumen investasi, sulit memudar. Meski sempat surut pamor akibat tren penurunan harga akhir tahun lalu, emas kini kembali menarik perhatian para investor.</p><p
style="text-align: justify;">Sepekan terakhir, harga emas berjangka di Bursa Berjangka New York, naik 3,5 persen ke 1.786,3 dollar AS per troy ounce. Meski menutup pekan, harganya terkoreksi lagi ke posisi 1.776,4 dollar AS per troy ounce.<span
id="more-290"></span></p><p
style="text-align: justify;">Mayoritas analis memprediksi, prospek harga emas masih positif. &#8220;Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, harga emas bisa Rp 2 juta per gram,&#8221; ujar Nico Omer Jonckeere, Vice President Research<em></em>Valbury Futures.</p><p
style="text-align: justify;">Saat ini, harga emas per gram di Divisi Logam Mulia Aneka Tambang mencapai Rp 571.000 per gram, sudah naik 6 persen sejak awal tahun ini. Kilau harga emas itu memicu tawaran investasi berembel-embel emas.</p><p
style="text-align: justify;">Mulai dari cara konvensional yakni membeli emas fisik dalam bentuk perhiasan, emas batangan maupun dinar, lalu <em>trading </em>di kontrak emas berjangka, hingga gadai emas dan kebun emas. Para pemilik dana harus jeli menimbang dan mencermati bentuk investasi emas yang prospektif dan aman.</p><p
style="text-align: justify;">Prita H Ghozie, Perencana Keuangan ZAP Finance, menilai, membeli emas rutin secara berkala, masih menjadi pilihan investasi emas yang menarik. Di toko emas atau Antam, banyak pilihan ukuran emas batangan yang ditawarkan. Mulai ukuran satu gram hingga satu kilogram. &#8220;Biasakan membeli secara rutin, misalnya yang 10 gram,&#8221; katanya.</p><p
style="text-align: justify;">Investor harus memastikan emasnya bersertifikat Antam agar likuid dan harganya mengikuti pasar. Selain itu, yang perlu diingat, sesuaikan dengan tujuan investasi.</p><p
style="text-align: justify;">Setelah memiliki emas fisik, investor baru bisa mempertimbangkan skema investasi lain, seperti kebun emas. Namun, adanya unsur spekulasi harga memberikan potensi untung besar dan risiko yang tak kalah besar. Tanpa pemahaman dan kelihaian memutar dana, investor bisa buntung.</p><p
style="text-align: justify;">Sementara gadai emas, sejatinya kurang tepat menjadi pilihan investasi emas. &#8220;Perlu dipahami, gadai emas itu bukan investasi, melainkan meminjam uang,&#8221; tandas Prita.</p><p
style="text-align: justify;">Rakhmi Permatasari, Perencana Keuangan Safir Senduk dan Rekan, menambahkan, berinvestasi dalam bentuk dinar akan lebih menguntungkan jika tergabung dalam komunitasnya. &#8220;Ini agar transaksi lebih mudah dan harga terjaga,&#8221; kata dia.</p><p
style="text-align: justify;">Bagaimana dengan pembelian emas dengan kredit tanpa memegang fisiknya? Iwan Cahyo, analis Nine Star Futures, menilai, lebih baik pembelian emas dibarengi dengan fisik emasnya karena akan lebih aman. Terlebih, saat ini tarif jasa <em>safe deposit </em>di bank sudah murah. &#8220;Ada yang biayanya hanya Rp 150. 000 per tahun,&#8221; imbuh Rakhmi.</p><p
style="text-align: justify;">Kendati terbukti andal mengimbangi inflasi, investasi di emas bukan tanpa risiko. Anjloknya harga tahun lalu menjadi peringatan bagi investor agar tetap berhati-hati. &#8220;Emas hanya cocok untuk tujuan investasi satu hingga delapan tahun,&#8221; ujar dia.</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/02/27/08032990/Cermat.Memilih.Investasi.Emas">Kompas.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/cermat-memilih-investasi-emas/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Ini Dia 15 Pemilik Emas Terbanyak Dunia</title><link>http://emas99.com/news/ini-dia-15-pemilik-emas-terbanyak-dunia/</link> <comments>http://emas99.com/news/ini-dia-15-pemilik-emas-terbanyak-dunia/#comments</comments> <pubDate>Wed, 29 Feb 2012 00:12:05 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=283</guid> <description><![CDATA[Jakarta - Harga emas mengakhiri tahun 2011 di level US$ 1.600 per ounce, atau mengalami kenaikan lebih dari 10% seiring ketidakpastian di pasar finansial dan perekonomian dunia secara keseluruhan. Para pemilik emas tentu saja berbahagia dengan kenaikan imbal hasil investasi emas, di saat investasi di sektor lain tergerus akibat badai krisis Eropa dan juga ketidakpastian yang [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;"><strong>Jakarta</strong> - Harga emas mengakhiri tahun 2011 di level US$ 1.600 per ounce, atau mengalami kenaikan lebih dari 10% seiring ketidakpastian di pasar finansial dan perekonomian dunia secara keseluruhan.</p><p
style="text-align: justify;">Para pemilik emas tentu saja berbahagia dengan kenaikan imbal hasil investasi emas, di saat investasi di sektor lain tergerus akibat badai krisis Eropa dan juga ketidakpastian yang menyelimuti perekonomian dunia.<span
id="more-283"></span></p><p
style="text-align: justify;">Saat ini pemegang emas terbesar dunia masih didominasi bank sentral, organisasi internasional dan pemerintah dengan total diperkirakan mencapai 16,5% dari total emas dunia atau sebanyak 30.700 ton. Jumlah itu diambil dari laporan bulanan World Gold Council (WGC), yang merupakan lembaga pengembangan pasar kunci industri emas.</p><p
style="text-align: justify;">Lantas, siapa saja para pemegang emas terbesar dunia? Berikut 15 pemegang emas terbesar dunia berdasar laporan WGC per akhir Desember 2011, seperti dikutip dari <em>CNBC,</em> Senin (9/1/2012).</p><p
style="text-align: justify;"><strong>1. Amerika Serikat</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/1AS.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 418,39 miliar</li><li>Jumlah total: 8.965,6 ton</li></ul><p
style="text-align: justify;">Penyimpanan emas AS di Ketucky atau United States Bullion Depository dan dikenal sebagai Fort-Knox adalah merupakan salah satu tempat cadangan emas paling terkenal di dunia. Mereka memegang mayoritas cadangan emas negara, sementara sisanya tersimpan di Philadelphia Mint, Denver Mint, West Point Bullion Depository dan the San Francisco Assay Office.</p><p
style="text-align: justify;">Jika digabungkan, total cadangan emas AS mencapai 8.965,6 ton dan bernilai US$ 418,39 miliar atau setara dengan Rp 3.765 triliun berdasarkan harga pasar terkini.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>2. Jerman</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/2Jerman.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 174,7 miliar</li><li>Jumlah total: 3.743,7 ton</li></ul><p
style="text-align: justify;">Bank Sentral Jerman memiliki 3.743,7 ton cadangan emas, bernilai US$ 174,7 miliar atau setara Rp 1.572 triliun. Menurut WGC, peti simpanan emas Jerman mencapai 73,7% dari total cadangan devisa</p><p
style="text-align: justify;"><strong>3. International Monetary Fund (IMF)</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/3IMF.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 144,76 miliar</li><li>Jumlah total: 3.101 ton</li></ul><p
style="text-align: justify;">IMF memiliki 185 negara anggota. Kebijakan emasnya telah berubah dalam 25 tahun terakhir, tapi cadangannya masih berfungsi untuk menstabilkan pasar internasional dan membantu negara-negara di dunia.</p><p
style="text-align: justify;">Sebagai contoh, IMF menjual sebagian besar cadangannya pada Desember 1999 untuk membantu Heavily Indebted Poor Countries Initiative. Total cadangan emas IMF mencapai 3.101 ton senilai US$ 144,76 miliar atau sekitar Rp 1.302 triliun.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>4. Italia</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/4Itali.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 126,12 miliar</li><li>Jumlah total: 2.792,6 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Bank Sentral Italia tercatat menguasai 2.792,6 ton emas senilai Rp 1.132 triliun. Cadangan emas tersebut tercatat mencapai 73,4% dari total cadangan devisa Italia.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>5. Prancis</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/5Prancis.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 125,28 miliar</li><li>Jumlah total: 2.684,6 ton</li></ul><p
style="text-align: justify;">Bank Sentral Prancis, Banque De France tercatat menguasai sebagian besar cadangan emas negara, dengan porsi pada cadangan devisa mencapai 71,8%. Dengan jumlah emas 2.684,6 ton, Prancis tercatat memiliki emas senilai US$ 125,28 miliar atau setara dengan Rp 1.127 triliun.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>6. SPDR Gold ETF (GLD)</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/6GLDF.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 64,53 miliar</li><li>Jumlah total: 1.213,9 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Tidak seperti pemegang emas terbesar lainnya, GLD merupakan tempat dimana investor benar-benar bisa membeli. Seiring fluktuasi harga emas, maka nilai SPDR Gold Trust yang dikenal dengan GLD juga naik turun. GLD tercatat menguasai 38.845,889 ounce emas atau sekitar 1.213,9 ton senilai US$ 64,53 miliar atau setara Rp 581 triliun.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>7. China</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/7China.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 54,22 miliar</li><li>Jumlah total: 1.161,9 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">China memiliki cadangan devisa yang sangat besar, namun porsinya yang berwujud emas ternyata sangat kecil yakni hanya sekitar 1,8%. Dengan penduduk mencapai 1,34 miliar, negara tersebut memiliki emas setara dengan US$ 40,46 per orang. Total emas yang dimiliki China mencapai 1.161,9 ton senilai US$ 54,22 miliar atau setara dengan Rp 488 triliun.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>8. Swiss</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/8Swiss.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 53,5 miliar</li><li>Jumlah total: 1.146,5 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Bank Sentral Swiss tercatat menguasai 1.146,5 ton emas senilai US$ 53,5 miliar atau sekitar Rp 481 triliun. Simpanan emas tersebut tercatat sebesar 15,8 persen dari total cadangan devisa. Proporsi emas tersebut sudah turun dibandingkan tahun sebelumnya.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>9. Rusia</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/9Rusia.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 44,8 miliar</li><li>Jumlah total: 960,1 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Bank Sentral Federasi Rusia tercatat menguasai 960,1 ton emas senilai US$ 44,8 miliar atau setara Rp 403 triliun, yang mencapai 9,2% dari total cadangan devisa negara tersebut.</p><p
style="text-align: justify;">Pada tahun 2009, Rusia meningkatkan produksi emasnya hingga 21% sehubungan dengan peresmian beberapa tambang baru. Pada tahun 2010, Rusia mengalahkan Jepang dari sisi simpanan emas, dengan tambahan sebesar 140 ton pada tahun itu saja. Pembelian emas Rusia berlanjut pada tahun 2011, dengan pembelian sebanyak 4,9 ton pada Juli, berdasarkan laporan dari IMF.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>10. Jepang</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/10Jepang.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 39,36 miliar</li><li>Jumlah total: 843,5 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Jepang memang memiliki 843,5 ton emas bernilai US$ 39,36 miliar atau sekitar Rp 354 triliun, namun jumlah tersebut hanya 3,5% dari total cadangan devisa.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>11. Belanda</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/11Belanda.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 31,5 miliar</li><li>Jumlah total: 675,2 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Belanda tercatat menguasai 675,2 ton emas senilai US$ 31,5 miliar atau setara dengan Rp 283 triliun, yang merupakan 61,9% dari total cadangan devisa negeri kincir angin tersebut.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>12. India</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/12India.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 28,69 miliar</li><li>Jumlah total: 614,75 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">India menguasai 614,75 ton emas senilai US$ 28,69 miliar emas atau setara dengan Rp 260 triliun yang merupakan 9,6% dari total cadangan emas negara tersebut. Negara dengan populasi terbesar kedua di dunia itu merupakan pemegang emas terbesar ke-12 di dunia. Cadangan emas India naik pesat pada tahun 2009 ketika membeli 200 ton emas IMF senilai US$ 6,9 miliar.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>13. Bank Sentral Eropa</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/13Eropa.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 25,8 miliar</li><li>Jumlah total: 553,4 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Didirikan pada tahun 1998 oleh Uni Eropa, Bank Sentral Eropa bertugas terhadap kebijakan moneter negara-negara anggota kawasan euro. Bermarkas di Frankfurt, Bank Sentral Eropa menguasai 553,4 ton emas senilai US$ 25,8 miliar atau setara dengan Rp 232 triliun atau sekitar 35% dari total cadangan devisa bank tersebut.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>14. Taiwan</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/14Taiwan.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 21,7 miliar</li><li>Jumlah total: 465,6 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Taiwan yang dikenal dengan industri teknologi dan pertumbuhan ekonominya yang pesat tercatat menguasai 465,6 ton emas senilai US$ 21,7 miliar atau setara dengan Rp 195 triliun, yang mencapai 5,9% dari total cadangan devisa negara tersebut.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>15. Portugal</strong></p><p
style="text-align: justify;"><img
src="http://images.detik.com/albums/detikfinance-1/emas/15Portugal.jpg" alt="" width="285" height="190" /></p><ul
style="text-align: justify;"><li>Nilai cadangan : US$ 19,7 miliar</li><li>Jumlah total: 421,6 ton.</li></ul><p
style="text-align: justify;">Portugal merupakan pemegang emas terbesar ke-15 di dunia sebanyak 421,6 ton senilai US$ 19,7 miliar atau setara dengna Rp 177 triliun. Cadangan emas dikelola oleh Bank Sentral Portugal, yang jumlahnya mencapai 89,2% dari total cadangan devisa negara tersebut.</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://finance.detik.com/read/2012/01/09/074510/1809864/4/ini-dia-15-pemilik-emas-terbanyak-dunia">Detik.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/ini-dia-15-pemilik-emas-terbanyak-dunia/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Inilah Faktor Penentu Investasi</title><link>http://emas99.com/news/inilah-faktor-penentu-investasi/</link> <comments>http://emas99.com/news/inilah-faktor-penentu-investasi/#comments</comments> <pubDate>Tue, 28 Feb 2012 23:35:02 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=278</guid> <description><![CDATA[JAKARTA: Investasi dan trading pada pasar modal memiliki risiko yang tinggi atau dikenal dengan adagiumhigh risk high return. Namun, jika tahu caranya maka risikonya bisa jadi lebih rendah. Soeratman Doerachman, bapak saham Indonesia, dalam acara J-Club Trading Fair 2012 berbagi kunci berhasil di pasar modal. Pertama, katanya, mengetahui kondisi lingkungan yang mempengaruhi pasar modal, baik makro seperti [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;">JAKARTA: Investasi dan trading pada pasar modal memiliki risiko yang tinggi atau dikenal dengan adagium<em>high risk high return. </em>Namun, jika tahu caranya maka risikonya bisa jadi lebih rendah.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>Soeratman Doerachman, bapak saham Indonesia, </strong>dalam acara J-Club Trading Fair 2012 berbagi kunci berhasil di pasar modal.<br
/> <span
id="more-278"></span><br
/> Pertama, katanya, mengetahui kondisi lingkungan yang mempengaruhi pasar modal, baik makro seperti keadaan ekonomi, politik, dan keamanan, maupun mikro.</p><p
style="text-align: justify;">Berikutnya, mengetahui arah pasar. Arah pasar itu berguna untuk mengikuti tren. &#8220;Jangan melawan tren&#8221; katanya.</p><p
style="text-align: justify;">Selain itu, investor perlu juga melakukan diversifikasi. Soeratman mencontohkan, selain saham dirinya berinvestasi pada emas yang ternyata naik 20% per tahun. Logam mulia adalah investasi tahan banting dan tahan peluru.</p><p
style="text-align: justify;">&#8220;Tidak boleh beli hanya di satu saham, tapi juga jangan banyak-banyak agar tetap bisa fokus. Barang seni juga aset investasi yang bernilai bagus,&#8221; katanya.</p><p
style="text-align: justify;">Selanjutnya, investor perlu mengetahui saham yang layak dibeli melalui pendekatan atau analisa fundamental. Di balik ada perusahaan, sehingga harus dilihat pertumbuhan maupun rencana firma.</p><p
style="text-align: justify;">Soeratman juga menyarankan investor mengetahui kapan sebaiknya sebuah saham dibeli dan kapan waktunya untuk dijual, untuk merealisasikan keuntungan melalui analisis teknis.Investor juga dituntut dapat mengelola modal dengan baik, seperti melindungi keuntungan dengan menggunakan instrumen stop loss.</p><p
style="text-align: justify;">Hal lain yang perlu diperhatikan adalah faktor risiko. Karena itu, investor perlu mengendalikan risiko yang ada yaitu dengan bertindak jika ternyata pasar melawan keputusan kita.</p><p
style="text-align: justify;">Dari segi psikologis, investor juga perlu mengendalikan emosi serta memiliki disiplin yang tinggi, ditambah perencanaan yang baik, dan mampu menempatkan diri apakah menjadi investor ataukah jadi trader.</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://www.bisnis.com/articles/trik-investasi-inilah-faktor-penentunya">Bisnis.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/inilah-faktor-penentu-investasi/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Apakah Anda Siap Pensiun?</title><link>http://emas99.com/news/apakah-anda-siap-pensiun/</link> <comments>http://emas99.com/news/apakah-anda-siap-pensiun/#comments</comments> <pubDate>Tue, 28 Feb 2012 23:31:04 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=274</guid> <description><![CDATA[Jakarta - Sebelum belajar Financial Planning, rasanya hampir tidak pernah terpikirkan soal pensiun, apalagi dananya. Dalam dunia perencanaan keuangan baik didalam maupun diluar negri Dana Pensiun/Pension Fund ini merupakan variable yang sangat penting dan hampir selalu menjadi bagian dari Perencanaan Keuangan seorang client, tentunya yang sudah aware mengenai pentingnya Perencanaan Keuangan. Kalau disimpulkan dan dilihat dari [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;"><strong>Jakarta</strong> - Sebelum belajar Financial Planning, rasanya hampir tidak pernah terpikirkan soal pensiun, apalagi dananya.</p><p
style="text-align: justify;">Dalam dunia perencanaan keuangan baik didalam maupun diluar negri Dana Pensiun/Pension Fund ini merupakan variable yang sangat penting dan hampir selalu menjadi bagian dari Perencanaan Keuangan seorang client, tentunya yang sudah aware mengenai pentingnya Perencanaan Keuangan.<br
/> <span
id="more-274"></span><br
/> Kalau disimpulkan dan dilihat dari sejumlah fakta, ada beberapa hal yang membuat orang tidak <em>aware </em>atau tidak terlalu memikirkan soal Dana Pensiun :</p><p
style="text-align: justify;"><strong>1. Umur masih muda</strong></p><p
style="text-align: justify;">Karena merasa umur masih muda, atau masih jauh dari usia pensiun, atau malah belum tau atau terbayang akan pensiun di usia berapa, maka Dana Pensiun adalah sesuatu yang dianggap tidak major atau tidak urgent. Masih jauh, masih puluhan tahun lagi, jadi merasa sekarang lebih baik dinikmati saja, karena masih banyak kebutuhan lain yang dirasa lebih penting.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>2. Gaji dirasa cukup besar</strong></p><p
style="text-align: justify;">Saat gaji cukup atau sangat besar, terkadang membuat seseorang lupa bahwa suatu hari nanti dia tidak akan mendapatkan gaji sebesar itu lagi. Gaji yang besar itu membuat seseorang merasa kebutuhannya pasti bisa di-cover dan tidak merasa akan kurang, dan rasanya orang tersebut juga berpikir bahwa ia masih terus dapat bekerja dan menghasilkan gaji yang lumayan walau sudah tua.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>3. Pendapatan pas-pasan</strong><br
/> Bagi sejumlah orang yang dikemukakan adalah bagaimana mau memikirkan dana pensiun, untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah pas atau malah kurang.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>4. Dana Pensiun dari perusahaan</strong></p><p
style="text-align: justify;">Beberapa alasan yang dikemukakan jika ditanyakan mengenai persiapan Dana Pensiun, jawabannya adalah &#8220;Oh sudah ada, disediakan dari perusahaan&#8221; jadi kalau sudah ada dari perusahaan untuk apa dipikirkan lagi, selama loyal di perusahaan itu, dananya akan cair di usia pensiun yang ditentukan.</p><p
style="text-align: justify;">Mungkin ada sejumlah alasan lain yang membuat orang tidak memikirkan atau menganggap Dana Pensiun tidak terlalu penting. Tapi sebenarnya alasan apapun itu Dana Pensiun tetap perlu disiapkan dari usia semuda mungkin (usia produktif) mulai dari gaji pertama anda, seberapapun besarnya gaji anda saat ini yang tidak akan bisa menjamin ter-cover-nya kebutuhan anda nanti jika semua habis digunakan untuk <em>expense</em> yang bersifat konsumtif, dan walaupun saat ini anda sudah memiliki Dana pensiun dari perusahaan anda, anda perlu mengetahui berapa nanti yang akan anda terima sehingga bisa diketahui kekurangannya dan menyiapkan kekurangannya itu.</p><p
style="text-align: justify;"><em>Like once said, &#8220;If you fail to plan, you plan to fail!&#8221;</em></p><p
style="text-align: justify;">Yosephine P. Tyas S.Kom, MM, RFA® -Senior Associate Advisor AFC</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://finance.detik.com/read/2012/02/20/065708/1846239/722/apakah-anda-siap-pensiun">Detik.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/apakah-anda-siap-pensiun/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>18 Kebiasan Buruk yang Membuat Anda Susah Kaya</title><link>http://emas99.com/news/18-kebiasan-buruk-yang-membuat-anda-susah-kaya/</link> <comments>http://emas99.com/news/18-kebiasan-buruk-yang-membuat-anda-susah-kaya/#comments</comments> <pubDate>Tue, 28 Feb 2012 23:29:46 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=272</guid> <description><![CDATA[Jakarta - Uang sering membuat orang pusing dari waktu ke waktu. Beberapa orang berusaha melakukan hal yang bisa membuat uang semakin berharga, namun beberapa orang justru malah membiarkan uangnya hilang begitu saja. Salah satunya adalah dengan melakukan beberapa hal tidak menguntungkan, seperti pemborosan dan tidak pernah menabung atau berinvestasi. Hal-hal percuma seperti ini yang membuat orang [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;"><strong>Jakarta</strong> - Uang sering membuat orang pusing dari waktu ke waktu. Beberapa orang berusaha melakukan hal yang bisa membuat uang semakin berharga, namun beberapa orang justru malah membiarkan uangnya hilang begitu saja.</p><p
style="text-align: justify;">Salah satunya adalah dengan melakukan beberapa hal tidak menguntungkan, seperti pemborosan dan tidak pernah menabung atau berinvestasi. Hal-hal percuma seperti ini yang membuat orang tidak sadar kalau kekayaannya akan lenyap dalam waktu singkat.<span
id="more-272"></span></p><p
style="text-align: justify;">Berikut ini beberapa hal yang harus anda hindari atau berhenti lakukan jika sudah terjadi, karena bisa mengancam kesehatan finansial anda, seperti dikutip dari<em> freefrombroke.com</em>, Kamis (15/2/2012).</p><p
style="text-align: justify;"><strong>1. Tidak punya anggaran</strong></p><p
style="text-align: justify;">Tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial anda. Jangan sampai anda memutuskan untuk &#8220;pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan.&#8221;</p><p
style="text-align: justify;"><strong>2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan</strong></p><p
style="text-align: justify;">Belum punya catatan anggaran, setidaknya anda harus punya perkiraaan biaya pengeluaran per bulan. Gambaran dan catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa sadar anda keluarkan.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>3. Tidak punya investasi yang menghasilkan</strong></p><p
style="text-align: justify;">Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!</p><p
style="text-align: justify;"><strong>4. Tidak menyadari perkembangan ekonomi terkini</strong></p><p
style="text-align: justify;">Meski mereka mendewakan uang (untuk dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu? Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>5. Tidak menikmati karirnya tapi diam saja</strong></p><p
style="text-align: justify;">Jika anda tidak suka dengan karir yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak membuat anda nyaman dalam mencari uang.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>6. Tidak punya prioritas dalam finansial</strong></p><p
style="text-align: justify;">Tentu saja, hal pertama yang dia lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>7. Sering ganti-ganti mobil</strong></p><p
style="text-align: justify;">Membeli mobil, baik itu kredit atau tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong karena tidak bagus secara finansial.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>8. Tidak merawat barang</strong></p><p
style="text-align: justify;">Orang yang boros tidak hanya karena sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>9. Membeli TV layar datar berukuran raksasa</strong></p><p
style="text-align: justify;">Semua orang pasti ingin tv raksasa di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan jaman dengan tv model lama?</p><p
style="text-align: justify;"><strong>10. Langganan TV Kabel Premium</strong></p><p
style="text-align: justify;">Siapa yang tidak suka dengan acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang disediakan oleh operator kabel.</p><p
style="text-align: justify;">Bahkan, mereka akan memaksa anda berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>11. TV di setiap ruangan</strong></p><p
style="text-align: justify;">Setelah punya tv raksasa dan TV berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap acaranya.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>12. Sering makan di luar</strong></p><p
style="text-align: justify;">Selain tidak sehat bagi tubuh, sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>13. Berganti-ganti ponsel</strong></p><p
style="text-align: justify;">Sudah jelas, sering berganti-ganti ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid. Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah naik, berbeda dengan rumah atau tanah.</p><p
style="text-align: justify;">Nilai barang yang anda beli akan berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya, orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari gonta-ganti ponsel.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>14. Tidak pernah berolahraga</strong></p><p
style="text-align: justify;">Apa hubungannya berolahraga dengan kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang banyak untuk biaya perawatan.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>15. Sering belanja baru bermerek terkenal</strong></p><p
style="text-align: justify;">Pakaian terbaru dengan merek terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek? Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan merek dengan kebutuhan.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>16. Banyak beli hadiah untuk hari raya</strong></p><p
style="text-align: justify;">Pernah dengar cerita orang yang terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus berkorban begitu banyak bukan?</p><p
style="text-align: justify;"><strong>17. Upgrade komputer setiap tahun</strong></p><p
style="text-align: justify;">Orang yang boros senang mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>18. Punya banyak gadget</strong></p><p
style="text-align: justify;">Punya banyak alat-alat elektronik (gadget) yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3 player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP). Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.</p><p
style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan:</strong></p><p
style="text-align: justify;">Kebiasan-kebiasaan seperti ini merupakan kabar buruk bagi kondisi finansial anda. Jika setelah membaca ini anda menemukan poin yang ternyata pernah anda lakukan, evaluasi kembali dan lakukan perubahan positif dalam hidup anda.</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://finance.detik.com/read/2012/02/17/071558/1844709/479/18-kebiasan-buruk-yang-membuat-anda-susah-kaya">Detik.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/18-kebiasan-buruk-yang-membuat-anda-susah-kaya/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Apa Yang Dilakukan Jika Mendapat Rezeki Nomplok Ratusan Juta?</title><link>http://emas99.com/news/apa-yang-dilakukan-jika-mendapat-rezeki-nomplok-ratusan-juta/</link> <comments>http://emas99.com/news/apa-yang-dilakukan-jika-mendapat-rezeki-nomplok-ratusan-juta/#comments</comments> <pubDate>Tue, 28 Feb 2012 23:28:18 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=270</guid> <description><![CDATA[Tiba-tiba saja, Anda dapat rezeki nomplok ratusan juta rupiah. Senang? Pastinya. Panik ingin buru-buru menghabiskan? Eit, jangan dulu. Ada banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan lebih dahulu bila ingin mengelola dana ratusan juta itu dengan benar. Menurut perencana keuangan Ahmad Gozali, uang ratusan juta itu punya arti yang berbeda untuk setiap orang sehingga punya [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;">Tiba-tiba saja, Anda dapat rezeki nomplok ratusan juta rupiah. Senang? Pastinya. Panik ingin buru-buru menghabiskan? Eit, jangan dulu.</p><p
style="text-align: justify;">Ada banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan lebih dahulu bila ingin mengelola dana ratusan juta itu dengan benar.</p><p
style="text-align: justify;">Menurut perencana keuangan Ahmad Gozali, uang ratusan juta itu punya arti yang berbeda untuk setiap orang sehingga punya alokasi yang berbeda pula pada akhirnya.<span
id="more-270"></span></p><p
style="text-align: justify;">Jika mendapatkan ratusan juta, Gozali sendiri memilih untuk mengalokasikan dana itu untuk dana pembelian properti berupa ruko. Sebagai DP jika memang rukonya besar, atau langsung tunai untuk ruko kecil di pinggiran. Mengapa? Ini karena dia merasa masih kekurangan portofolio dalam bentuk ruko.</p><p
style="text-align: justify;">&#8221;Dana cadangan sudah ada, investasi <em>growth income</em> seperti reksa dana sudah ada. Bisnis perdagangan emas sudah ada. Yang masih kurang adalah properti yang bisa memberikan<em>growth income</em> berupa kenaikan harga sehingga di masa depan saya bisa mengharapkan <em>capital gain</em> dan juga<em> fixed income</em> sekaligus berupa hasil sewa dari ruko tersebut,&#8221; paparnya dalam satu konsultasi keuangan.</p><p
style="text-align: justify;">Kendati begitu, bagi dia, investasi itu bersifat personal. Artinya, setiap orang akan memiliki strategi dan alokasi yang berbeda dalam berinvestasi. Sebab, investasi itu seperti kendaraan saja yang akan membawa kita dari tempat kita sekarang, kondisi kita sekarang, kepada tujuan keuangan atau kondisi tertentu di masa depan.</p><p
style="text-align: justify;">Berbeda titik start, berbeda titik finis, tentunya berbeda juga rute perjalanannya. Berbeda rute perjalanannya berarti berbeda pula kendaraan yang harus dipakai.</p><p
style="text-align: justify;">Maka, dia pun sangat menyarankan agar tiap orang menentukan terlebih dahulu tujuan keuangan di masa depan. &#8221;Lalu lihat juga bagaimana kondisi Anda sekarang ini. Apakah lebih memerlukan hasil investasi yang rutin setiap bulan, investasi yang naik nilainya, atau kombinasi dari keduanya. Sudahkah memiliki dana cadangan dalam bentuk tabungan, deposito, atau emas?&#8221; paparnya.</p><p
style="text-align: justify;">Jika tetap kesulitan untuk menentukan arah investasi, Gozali juga lebih menyarankan untuk berkonsultasi langsung dengan perencana keuangan yang akan menilai kondisi sekarang sehingga bisa memberikan saran-saran yang paling tepat.</p><p
style="text-align: justify;">&#8221;Namun, satu hal yang bisa saya sarankan sekarang, jangan simpan uang kaget dalam bentuk tabungan karena biasanya kita akan dengan mudah membelanjakannya atau menginvestasikannya secara emosional. Saran saya, simpan dulu dalam deposito 1-3 bulan sampai Anda memiliki rencana keuangan yang jelas,&#8221; ungkapnya.</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/12/02/14/lzdhcj-dapat-rezeki-nomplok-ratusan-juta-diapain-ya">Republika.co.id</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/apa-yang-dilakukan-jika-mendapat-rezeki-nomplok-ratusan-juta/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>5 Cara Mudah Menabung Tanpa Sadar</title><link>http://emas99.com/news/5-cara-mudah-menabung-tanpa-sadar/</link> <comments>http://emas99.com/news/5-cara-mudah-menabung-tanpa-sadar/#comments</comments> <pubDate>Tue, 28 Feb 2012 23:26:34 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=268</guid> <description><![CDATA[Jakarta - Harga barang-barang kebutuhan pokok yang terus naik tanpa dibarengi kenaikan pendapatan bisa membuat anda makin kesulitan dalam menabung. Apalagi, Bank Indonesia (BI) baru saja menurunkan tingkat suku bungan acuan alias BI Rate menjadi 5,75%. Itu berarti tingkat suku bunga tabungan kita di bank pun berpotensi diturunkan. Tapi jangan harap bunga kredit bisa turun, apalagi [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;"><strong>Jakarta</strong> - Harga barang-barang kebutuhan pokok yang terus naik tanpa dibarengi kenaikan pendapatan bisa membuat anda makin kesulitan dalam menabung. Apalagi, Bank Indonesia (BI) baru saja menurunkan tingkat suku bungan acuan alias BI Rate menjadi 5,75%.</p><p>Itu berarti tingkat suku bunga tabungan kita di bank pun berpotensi diturunkan. Tapi jangan harap bunga kredit bisa turun, apalagi mencapai single digit alias di bawah 10%.<span
id="more-268"></span></p><p>Dalam situasi seperti sekarang ini, anda harus lebih pintar lagi menyimpan uang, kalau bisa tanpa sadar anda bisa menabung secara otomatis. Berikut ini adalah lima tips untuk menyimpan uang tanpa anda sadari, seperti dikutip dari <em>Investopedia,</em> Jumat (9/2/2012).</p><p><strong>1. Jalankan pilot otomatis anda</strong></p><p>Salah satu trik untuk membiasakan diri dalam menambung adalah menempatkan simpanan di atas segala. Jadi, begitu tagihan bulanan datang, jangan langsung menyusun daftar yang harus dibayar. Tapi sisihkan sebagian uang untuk anda simpan terlebih dahulu.</p><p>Dengan begitu, setelah anda menyusun seluruh daftar tagihan dan menyiapkan uangnya, secara tidak sadar anda sudah punya uang untuk disimpan, kalau ternyata tagihannya tidak terlalu banyak. Tapi, jika ternyata tagihannya cukup banyak, anda bisa mengambil sebagian uang yang sudah anda simpan pertama kali.</p><p>Cara lain yang bisa dilakukan adalah meminta kepada bank anda, jika memungkinkan, untuk memisahkan sebagian uang anda ke akun terpisah setiap bulan setelah gajian. Dengan begitu, anda tidak akan sadar akan jumlah uang yang anda simpan meski jumlahnya sudah menggunung.</p><p>Jumlah yang harus disisihkan tidak perlu terlalu besar. Hanya dengan Rp 200 ribu per bulan, anda akan punya Rp 2,4 juta dalam setahun, tanpa anda sadari.</p><p><strong>2. Simpan kembalian</strong></p><p>Masih ingat waktu anda belajar menabung dari uang receh jaman masih bocah? Tidak ada salahnya untuk mengulang kembali kebiasaan ini. Mulailah dengan mengosongkan uang receh di dompet anda setiap akhir minggu, taruhlah di tempat yang sudah disiapkan.</p><p>Anda bisa melibatkan keluarga juga dalam melakukan tabungan kecil ini. Apalagi jika anda punya anak, kebiasaan menyimpan uang ini sangat bagus, karena si kecil akan menghargai uang meski itu nilainya kecil. Jika tabungannya mulai penuh, tukar uang receh di bank terdekat atau tempat penukaran uang lainnya.</p><p>Jika anda melakukan hal ini secara rutin, bukan tidak mungkin dalam satu tahun nilainya bisa menembus jutaan tanpa anda sadari. Dengan begitu, anda juga akan lebih menghargai uang recehan dibandingkan sebelumnya.</p><p><strong>3. Jangan diingat-ingat kalau anda sudah naik gaji</strong></p><p>Gaji anda naik? Selamat! Tapi, sebelum anda tidak berpikir waras dan ingin segera belanja sesuatu, sebaiknya anda tidak perlu mengingat-ngingat kalau anda baru saja naik gaji.</p><p>Sebaiknya anda masukan selisih gaji baru ini ke dalam tabungan seperti yang disebutkan dalam poin pertama tadi. Sehingga, uang yang anda sisihkan setiap bulan jumlahnya makin bertambah tebal.</p><p>Hal ini agak susah dilakukan jika gaji yang naik hanya rutin tahunan, tapi jika gaji yang naik karena promosi anda bisa leluasa mengatur tabungan anda. Akan lebih baik lagi jika selisih gaji baru tersebut bisa anda simpan untuk dana darurat atau bahkan dana pensiun.</p><p><strong>4. Jalankan kebiasan</strong></p><p>Jika akhirnya anda sudah selesai membayar cicilan mobil yang butuh waktu bertahun-tahun, jangan mulai cari kredit lain, tetapi tetap sisihkan uang yang sama untuk masuk langsung ke tabungan anda. Kebiasaaan kredit anda bisa diubah menjadi kebiasaan menabung.</p><p>Bahkan, anda bisa memasukan kredit ini ke tabungan otomatis yang sudah diminta kepada bank, seperti sudah disinggung pada poin awal tadi. Bayangkan anda masih punya utang untuk melunasi mobil, sehingga uang tersebut akan tersimpan dengan baik tanpa anda sadari.</p><p><strong>5. Simpan &#8216;Harta Karun&#8217;</strong></p><p>Kita semua pasti pernah mengalami hal ini, menemukan uang di lokasi atau benda yang kadang kita lupa. Contohnya, seperti menemukan Rp 50 ribu di saku jaket lama, atau bahkan di ransel yang dulu dipakai untuk liburan. Jangan langsung anda habiskan &#8216;harta karun&#8217; seperti ini, sebaiknya anda simpan baik-baik di tabungan anda. Anggaplah sebagai dana kejutan untuk tambahan tabungan.</p><p>Tapi jika anda masih tergoda untuk membelanjakan uang tersebut, ada baiknya dibagi dua saja, setengah untuk jajan, setengahnya lagi ditabung. Dengan begini, anda masih bisa menyiapkan dana untuk masa depan dan tetap bisa bersenang-senang dengan membelanjakan &#8216;harta karun&#8217; tersebut.</p><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Menabung atau menyimpan uang tidak perlu dibuat sulit. Dengan beberapa tips ini, anda bisa menabung tanpa harus merasa terbebani, bahkan anda tidak akan sadar jumlahnya begitu besar hanya dalam waktu singkat.</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://finance.detik.com/read/2012/02/13/070128/1840627/479/5-cara-mudah-menabung-tanpa-sadar">Detik.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/5-cara-mudah-menabung-tanpa-sadar/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Inilah Untung Ruginya Investasi Emas</title><link>http://emas99.com/news/inilah-untung-ruginya-investasi-emas/</link> <comments>http://emas99.com/news/inilah-untung-ruginya-investasi-emas/#comments</comments> <pubDate>Tue, 28 Feb 2012 23:14:51 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=264</guid> <description><![CDATA[JAKARTA: Emas merupakan salah satu pilihan investasi masyarakat sejak dulu. Bahkan di negara Timur Tengah, emas (dinar) masih dijadikan alat transaksi jual beli. Alasan menyimpan emas sebagai investasi jangka panjang sangat wajar, karena apa pun masalah yang dialami suatu bangsa atau negara, logam mulia tersebut tetap menunjukkan kekuatannya. Sebagai ilustrasi, harga emas pada 1996 hanya [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p
style="text-align: justify;">JAKARTA: Emas merupakan salah satu pilihan investasi masyarakat sejak dulu. Bahkan di negara Timur Tengah, emas (dinar) masih dijadikan alat transaksi jual beli.</p><p
style="text-align: justify;">Alasan menyimpan emas sebagai investasi jangka panjang sangat wajar, karena apa pun masalah yang dialami suatu bangsa atau negara, logam mulia tersebut tetap menunjukkan kekuatannya.<span
id="more-264"></span></p><p
style="text-align: justify;">Sebagai ilustrasi, harga emas pada 1996 hanya berkisar Rp26.000/gram dan sampai pertengahan 1997 harga emas masih sekitar Rp27.000/gram. Namun mulai akhir 1997 harga emas melonjak drastis sampai Rp75.000/gram. Pertengahan 1998 harga emas sudah menembus Rp145.000/gram.Dalam waktu 10 tahun kemudian, yaitu 2008, harga emas telah mencapai Rp270.000/gram.</p><p
style="text-align: justify;">Umumnya harga Emas akan naik apabila inflasi lebih tinggi daripada yang diperkirakan semula, terjadinya kepanikan finansial, perkembangan geopolitik yang mengarah ke Krisis, harga minyak mengalami kenaikan signifikan, naiknya permintaan emas untuk cadangan devisa, dan naiknya konsumsi emas dunia.</p><p
style="text-align: justify;">Keuntungan investasi emas adalah nilainya yang cenderung stabil menjadikannya sangat bermanfaat untuk pengeluaran rumah tangga jangka panjang seperti biaya naik haji atau pendidikan anak.</p><p
style="text-align: justify;">Berinvestasi emas juga tidak perlu memiliki ketrampilan apa-apa, hanya butuh sedikit biaya untuk menyewa safe deposit box atau disimpan ditempat yang aman di rumah. Berbeda dengan investasi lainnya seperti saham, reksadana, dan lainnya yang memerlukan perhatian khusus.</p><p
style="text-align: justify;">Selain itu, emas lebih menguntungkan karena emas setelah dibeli dapat didiamkan saja beberapa lama, sementara memiliki mata uang dollar AS harus selalu diperbarui money changer di Indonesia umumnya menghargai murah mata uang keluaran lama atau mata uang yang terlipat.</p><p
style="text-align: justify;">Kekurangan investasi emas adalah menyimpan emas dalam jumlah banyak relatif berisiko dan mahal, karena apabila penyimpanan kurang baik, walau dibungkus protective cover, memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna.</p><p
style="text-align: justify;">Selain itu, return-nya relatif stabil dan kalah menggairahkan bila dibandingkan dengan saham atau properti, terutama untuk jangka pendek.(api)</p><p
style="text-align: justify;">Sumber: <a
href="http://www.bisnis.com/articles/investasi-emas-inilah-untung-ruginya">Bisnis.com</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/inilah-untung-ruginya-investasi-emas/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Harga emas tak kunjung berhenti berkilau</title><link>http://emas99.com/news/harga-emas-tak-kunjung-berhenti-berkilau/</link> <comments>http://emas99.com/news/harga-emas-tak-kunjung-berhenti-berkilau/#comments</comments> <pubDate>Sat, 06 Aug 2011 13:31:26 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[emas]]></category> <category><![CDATA[harga]]></category> <category><![CDATA[hutang]]></category> <category><![CDATA[investor]]></category> <category><![CDATA[keuangan]]></category> <category><![CDATA[komoditas]]></category> <category><![CDATA[naik]]></category> <category><![CDATA[pasar]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=238</guid> <description><![CDATA[Harga emas naik karena investor mencari tempat berlindung dari pelemahan di pasar keuangan dan komoditas, yang jatuh atas kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global melemah seiring pemerintah di AS dan Eropa dirundung masalah utang&#8230; Selengkapnya: http://bit.ly/o7oSzE]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Harga emas naik karena investor mencari tempat berlindung dari pelemahan di pasar keuangan dan komoditas, yang jatuh atas kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global melemah seiring pemerintah di AS dan Eropa dirundung masalah utang&#8230;</p><p>Selengkapnya: <a
href="http://bit.ly/o7oSzE">http://bit.ly/o7oSzE</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/harga-emas-tak-kunjung-berhenti-berkilau/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Harga Emas Capai 2.000 Dollar AS</title><link>http://emas99.com/news/harga-emas-capai-2-000-dollar-as/</link> <comments>http://emas99.com/news/harga-emas-capai-2-000-dollar-as/#comments</comments> <pubDate>Sat, 06 Aug 2011 13:29:17 +0000</pubDate> <dc:creator>Andri Kurniawan</dc:creator> <category><![CDATA[News]]></category> <category><![CDATA[emas]]></category> <category><![CDATA[harga]]></category> <category><![CDATA[ounce]]></category> <category><![CDATA[rekor]]></category> <category><![CDATA[troy]]></category> <guid
isPermaLink="false">http://emas99.com/?p=236</guid> <description><![CDATA[Harga emas di pasar spot dapat mencapai 2.000 dollar AS per troy ounce, demikian dikatakan CEO Randgold Resources Ltd perusahaan pertambangan emas Inggris yang mengeksplorasi di Afrika&#8230; Selengkapnya: http://bit.ly/r2U9gD]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Harga emas di pasar spot dapat mencapai 2.000 dollar AS per troy ounce, demikian dikatakan CEO Randgold Resources Ltd perusahaan pertambangan emas Inggris yang mengeksplorasi di Afrika&#8230;</p><p>Selengkapnya: <a
href="http://bit.ly/r2U9gD">http://bit.ly/r2U9gD</a></p> ]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://emas99.com/news/harga-emas-capai-2-000-dollar-as/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> </channel> </rss>
